Selasa, 06 Juni 2017

ANIMASI MINECRAFT "BUNNY" DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BLENDER

Tugas Matakuliah Pengantar Animasi & Disain Grafis
(Rake Nevy Januaryo 18114857, Gusti Maulana 1D11412 )


Berikut adalah hasil animasi minecraft bunny :

Senin, 08 Mei 2017

CRAZY BUNNY (ANIMASI MINECRAFT)

(Rake Nevy Januaryo 18114857, Gusti Maulana 1D114120 )


Konsep
Konsep animasi ini adalah membuat sebuah film animasi tentang manusia yang memberi makan kelinci.

Skenario
Menceritakan, Steve (Nama Karakter) yang sedang memanen wortel kemudian dihampiri oleh seekor kelinci yang kemudian menatap ke arah steve, Steve yang merasa iba kemudian memberikan wortel yang baru ia panen lalu tak lama setelah ia memberikan wortelnya datang lagi kelinci lain dan steve memberikan wortelnya lagi tak lama setelah itu datang lagi beberapa kelinci lagi..

Design Karakter
Dibawah ini merupakan design karakter dan objek yang digunakan dalam animasi ini.

Gambar 1 Objek Kayu dan Daun


  Gambar 2 Karakter Steve


Gambar 3 Objek Rumah

Minggu, 02 April 2017

SEJARAH ANIMASI DAN SOFTWARE YANG DIGUNAKAN

(Gusti Maulana 1D114120, Rake Nevy J 18114857)


ANIMASI
Film animasi, atau biasa disingkat animasi saja, adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi daripada film animasi 2 dimensi.

Wayang kulit merupakan salah satu bentuk animasi tertua di dunia. Bahkan ketika teknologi elektronik dan komputer belum diketemukan, pertunjukan wayang kulit telah memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan ilustrasi musik.


SEJARAH  ANIMASI
Animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika. Pada saat itu teknik stopmotion animation banyak disenangi. Teknik ini menggunakan serangkaian gambardiam/frame yang dirangkai menjadi satu dan menimbulkan kesan seolah-olah gambartersebut bergerak. Teknik ini sangat sulit, membutuhkan waktu, juga biaya yang banyak.Karenauntuk menciptakan animasi selama satu dektik, kita membutuhkan sebanyak 12-24frame gambar diam. Bayangkan jika film animasi itu berdurasi satu jam bahkan lebih.J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir dalammenggunakan teknik stop motion animation. Beberapa film yang telah diciptakannyadengan menggunakan teknik ini adalah The Enchanted Drawing (1900) Selanjutnya, setelah teknologi komputer berkembang, bermunculan animasi yang dibuatdengan teknologi komputer. Animasi itu macam-macam jenisnya. Ada yang 2 dimensi (2D)dan 3 dimensi (3D). Pada animasi 2D, figur animasi dibuat dan diedit di komputer denganmenggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector graphics. Sedangkan 3D lebih komplekslagi karena menambahkan berbagai efek di dalamnya seperti efek percahayaan.
Tokoh yang dianggap berjasa besar mengembangkan film animasi adalah Walt Disney.Walt Disney banyak menghasilkan karya fenomenali Mickey Mouse, Donald Duck, Pinokio,Putri Salju, dan lainnya. Walt Disney pulalah yang pertama membuat film animasibersuara.Yakni, film Mickey Mouse yang diputar perdana di Steamboat Willie di ColonyTheatre, New York pada 18 November 1928. Walt Disney juga menciptakan animasiberwarna pertama yakni, Flower and Trees yang diproduksi Silly Symphonies di tahun1932.

Film animasi merambah pula ke negara-negara Asia. Jepang misalnya juga telahmengambangkan film animasi sejak tahun 1913 dimana pada waktu itu dilakukan FirstExperiments in Animation oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaropada tahun 1913. Selanjutnya, animasi di Jepang mengikuti pula perkembangan animasi diAmerika Serikat seperti dalam hal penambahan suara dan warna. Dalam perkembanganselanjutnya, kedua negara ini banyak bersaing dalam pembuatan animasi. Amerika dikenaldengan animasinya yang menggunakan teknologi yang canggih dan kadang simpel.Sedangkan animasi Jepang mempunyai jalan cerita yang menarik.


SEJARAH ANIMASI DI INDONESIA
Pada tahun 1955 Indonesia sudah mampu membuat film animasi seiring dengan munculnya film berjudul “Si Doel Memilih” karya Dukut Hendronoto. Namun, saat itu animasi hanya dipergunakan untuk kepentingan politik saja. Film animasi 2 dimensi tentang kampanye pemilihan umum pertama di Indonesia itu menjadi tonggak dimulainya animasi modern di negeri ini.
Awal 70-an, terdapat studio animasi di Jakarta bernama Anima Indah yang didirikan oleh seorang warga Amerika. Anima Indah termasuk yang mempelopori animasi di Indonesia karena menyekolahkan krunya di Inggris, Jepang,Amerika dan lain-lain. Anima berkembang dengan baik namun hanya berkembang di bidang periklanan. Di tahun 70-an banyak film yang menggunakan kamera seluloid 8mm, maraknya penggunaan kamera untuk membuat film tersebut, akhirnya menjadi penggagas adanya festival film. Di sana terdapat beberapa film animasi seperti Batu Setahun, Trondolo, Timun Mas yang disutradarai Suryadi alias Pak Raden (animator Indonesia Pertama).
Era 80-an ini anggap sebagai kebangkitan animasi Indonesia. Hal ini terbukti dengan maraknya film animasi diantaranya rimba si anak angkasa, yang disutradarai Wagiono Sunarto,  “Si Huma” yang merupakan animasi untuk serial TV, dan animasi PetEra.
Berlanjut ke tahun ’90-an, di tahun ini bertaburan dengan berbagai film animasi diantaranya Legenda Buriswara, Nariswandi Piliang, Satria Nusantara (kala itu masih menggunakan kamera film seluloid 35mm), kemudian ada serial Hela,Heli,Helo yang merupakan film animasi 3D pertama yang di buat di Surabaya. Tahun 1998 mulai bermunculan film-film animasi yang berbasis cerita rakyat seperti Bawang Merah dan Bawang Putih, Timun Mas dan petualangan si Kancil. Di era 90-an ini banyak terdapat animator lokal yang menggarap animasi terkenal dari jepang seperti Doraemon dan Pocket Monster.
Pada era 2000-an, diantara sekian banyak studio animasi di Indonesia, Red Rocket Animation termasuk yang paling produktif. Pada tahun 2000 Red Rocket memproduksi beberapa serial animasi TV seperti Dongeng Aku dan Kau, Klilip dan Puteri Rembulan, Mengapa Domba Bertanduk dan Berbuntut Pendek, Si Kurus dan Si Macan, pada masa ini serial animasi cukup populer karena menggabungkan 2D animasi dengan 3D animasi. Pada tahun 2003, serial 3D animasi merambah layar lebar diantaranya Janus Perajurit Terakhir, menyusul kemudian bulan Mei 2004 terdapat film layar lebar 3D animasi berdurasi panjang yaitu Homeland. Film animasi berdurasi 30 menit itu dianggap sebagai film animasi 3 dimensi yang pertama di Indonesia dan menjadi babak baru bagi dunia peranimasian di bumi Nusantara.



REVIEW BEBERAPA SOFTWARE ANIMASI YANG DIGUNAKAN OLEH ANIMATOR


Autodesk Maya
Maya adalah sebuah perangkat lunak keluaran Autodesk. Sangat baik digunakan untuk kamu berkreasi dan permodelan. Maya juga memiliki alat simulasi yang memudahkan penggunanya. Tentunya banyak orang yang memanfaatkannya untuk animasi VFX karena kelebihannya itu. Bagaimana tidak, dengan menambahkan beberapa tulang dan menggunakan teknik rigging, Maya dapat membuat karakter yang kita buat bergerak.



Autodesk 3Ds Max

Secara harfiah 3Ds max adalah kakak dari Maya dan sama-sama keluaran Autodesk. Dalam beberapa sisi, software ini lebih rumit dari Maya. Namun, cukup mudah digunakan dalam mode script untuk permainan, sehingga 3Ds max biasanya digunakan untuk membuat game.

Blender

Blender adalah salah satu aplikasi grafik 3D dari open source paling terkemuka di dunia. Tapi jangan salah, meskipun free kualitas Blender tidak kalah saing loh. Ia adalah sebuah perangkat lunak yang memungkinkan pembuatan banyak konten 2D dan 3D, mulai dari modeling, texturing, lighting, animation dan video post-processing. Sayangnya, software animasi ini sedikit sulit untuk digunakan.

Cinema 4D

Ini adalah software yang dianjurkan untuk pemula. Karena Cinema tidak serumit 3Ds max dan Maya, serta tidak membutuhkan spesifikasi komputer tinggi. Namun, hasil yang diperoleh tetap sama baik seperti software 3D lainnya.

Posser

Adalah perangkat lunak 3D yang digunakan hanya untuk modeling karakter manusia. Hasil yang ditampilkan sangat bagus dan lebih realistis dari yang lainnya. Sangat mudah juga untuk digunakan.

Zbrush

Adalah software yang hanya digunakan untuk modeling 3D, texturing, dan pahat. Sangat bagus digunakan untuk membuat monster atau karakter-karakter hasil imajinasi kamu. Kamu juga dapat mengekspor model 3D dari software lainnya untuk memberikan tulang dengan teknik rigging dan menggerakannya.

Autodesk Mudbox

Software yang satu ini mempunyai kegunaan yang sama seperti Zbrush hanya saja lebih sulit untuk digunakan. Tapi kualitas yang dihasilkan sangat bagus. Biasanya digunakan untuk permodelan karakter 3D tingkat tinggi.

Carrara

Adalah perangkat lunak keluaran DAZ 3D. Berbeda dengan yang lainnya, software satu ini digunakan untuk membuat simulasi. Seperti banjir, kecelakaan mobil, ledakan api, dan lainnya. Carrara juga bisa mengkomposisikan antara animasi simulasi dan rekaman nyata.

sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Animasi
http://www.animasi.tk/2015/11/sejarah-singkat-perkembangan-animasi.html
http://www.idseducation.com/articles/sejarah-singkat-animasi-indonesia/
http://www.idseducation.com/articles/software-animasi-3d-yang-banyak-digunakan-animator-profesional/

Selasa, 17 Januari 2017

Pengalaman

Pengalaman saya pada saat mendaptkankan mata kuliah softskill pengantar teknologi sistem cerdas saya banyak mengetahui berbagai macam hal terutama mengenai artifial intellengence apa itu AI? dan mengapa disebut AI ? dimana banyak sekali macam macam nya sebelumnya saya belum mengetahuinya setelah mendapatkan matakuliah ini saya jadi mengetahui dan mulai mempelajarinnya mulai dari robot yang mengandung AI yang semua kegiatannya sudah terstruktur dan diatur oleh sebuah program saya pun jadi mempelajarin hal tersebut bagaimana robot tersebut dapat dijalankan dan mempelajarin bahasa pemprograman apa saja yang dipakai pada pembuat robot tersebut, ya biarpun hanya paham sedikit dan belum sepenuhnya saya memahaminya
         
     Pada tugas selanjutnya saya dan kelompok menganalisa game dan film yang mengandung AI ternyata banyak sekali game dan film yang mengandung AI pada tugas yang diberikan ini saya jadi menambah sebuah wawasan mengenai film dan game yang sebernanya sudah lama ada tapi saya baru mengetahuinya game dan film tersebut itu mengandung AI saya dan kelompok saya disini mempelajari bagaimana game tersebut dapat disebut sebagai AI dan film yang termasuk dalam kategori AI
           
      Pada pertemuan yang terakhir saya dan kelompok ditugaskan untuk membuat sebuah program game yang mengandung AI,  pada tugas ini saya tidak memahami sepenuhnya pada game yang saya buat dikarenakan waktu dan tugas mata kuliah yang lain yang bertumpuk setiap harinya sehingga saya hanya mempelajarin sedikit sekali dari internet dan begitulah pengalaman saya selama memperlajari matakuliah pengantar ternologi sistem cerdas

Senin, 16 Januari 2017

GAME SUWIT

Mochamad Rere 16114701,Gusti Maulana 1D114120,JULIANTI 15114730

CODINGAN

package suit;

import javax.swing.JFrame;
import java.util.Random;
import javax.swing.JOptionPane;

public class frmMain extends javax.swing.JFrame {

    JFrame frame;

    public frmMain() {
        initComponents();
    }

    @SuppressWarnings("unchecked")
    // <editor-fold defaultstate="collapsed" desc="Generated Code">                        
    private void initComponents() {

        jPanel1 = new javax.swing.JPanel();
        lblYou = new javax.swing.JLabel();
        lblCpu = new javax.swing.JLabel();
        txtY1 = new javax.swing.JTextField();
        txtC1 = new javax.swing.JTextField();
        txtY2 = new javax.swing.JTextField();
        txtY3 = new javax.swing.JTextField();
        txtY4 = new javax.swing.JTextField();
        txtY5 = new javax.swing.JTextField();
        txtY6 = new javax.swing.JTextField();
        txtY7 = new javax.swing.JTextField();
        txtY8 = new javax.swing.JTextField();
        txtC2 = new javax.swing.JTextField();
        txtC3 = new javax.swing.JTextField();
        txtC4 = new javax.swing.JTextField();
        txtC5 = new javax.swing.JTextField();
        txtC6 = new javax.swing.JTextField();
        txtC7 = new javax.swing.JTextField();
        txtC8 = new javax.swing.JTextField();
        jPanel3 = new javax.swing.JPanel();
        b1 = new javax.swing.JLabel();
        g1 = new javax.swing.JLabel();
        k1 = new javax.swing.JLabel();
        b2 = new javax.swing.JLabel();
        g2 = new javax.swing.JLabel();
        k2 = new javax.swing.JLabel();
        jLabel1 = new javax.swing.JLabel();
        btnLanjut = new javax.swing.JButton();
        btnUlang = new javax.swing.JButton();
        jLabel2 = new javax.swing.JLabel();
        jLabel3 = new javax.swing.JLabel();

        setDefaultCloseOperation(javax.swing.WindowConstants.EXIT_ON_CLOSE);
        setCursor(new java.awt.Cursor(java.awt.Cursor.DEFAULT_CURSOR));
        addWindowListener(new java.awt.event.WindowAdapter() {
            public void windowActivated(java.awt.event.WindowEvent evt) {
                formWindowActivated(evt);
            }
            public void windowOpened(java.awt.event.WindowEvent evt) {
                formWindowOpened(evt);
            }
        });
        addKeyListener(new java.awt.event.KeyAdapter() {
            public void keyPressed(java.awt.event.KeyEvent evt) {
                formKeyPressed(evt);
            }
        });

        jPanel1.setCursor(new java.awt.Cursor(java.awt.Cursor.DEFAULT_CURSOR));

        lblYou.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 24)); // NOI18N
        lblYou.setText("YOU");

        lblCpu.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 24)); // NOI18N
        lblCpu.setText("CPU");

        txtY1.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY1.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY1.setEnabled(false);

        txtC1.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC1.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC1.setEnabled(false);

        txtY2.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY2.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY2.setEnabled(false);

        txtY3.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY3.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY3.setEnabled(false);

        txtY4.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY4.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY4.setEnabled(false);

        txtY5.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY5.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY5.setEnabled(false);

        txtY6.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY6.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY6.setEnabled(false);

        txtY7.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY7.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY7.setEnabled(false);

        txtY8.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtY8.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtY8.setText("0");
        txtY8.setEnabled(false);

        txtC2.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC2.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC2.setEnabled(false);

        txtC3.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC3.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC3.setEnabled(false);

        txtC4.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC4.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC4.setEnabled(false);

        txtC5.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC5.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC5.setEnabled(false);

        txtC6.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC6.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC6.setEnabled(false);

        txtC7.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC7.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC7.setEnabled(false);

        txtC8.setFont(new java.awt.Font("DigifaceWide", 1, 24)); // NOI18N
        txtC8.setHorizontalAlignment(javax.swing.JTextField.CENTER);
        txtC8.setText("0");
        txtC8.setEnabled(false);

        javax.swing.GroupLayout jPanel1Layout = new javax.swing.GroupLayout(jPanel1);
        jPanel1.setLayout(jPanel1Layout);
        jPanel1Layout.setHorizontalGroup(
            jPanel1Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
            .addGroup(jPanel1Layout.createSequentialGroup()
                .addContainerGap()
                .addGroup(jPanel1Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
                    .addGroup(jPanel1Layout.createSequentialGroup()
                        .addComponent(lblYou)
                        .addGap(18, 18, 18)
                        .addComponent(txtY1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtY2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtY3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtY4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtY5, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtY6, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtY7, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED, 44, Short.MAX_VALUE)
                        .addComponent(txtY8, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
                    .addGroup(jPanel1Layout.createSequentialGroup()
                        .addComponent(lblCpu)
                        .addGap(18, 18, 18)
                        .addComponent(txtC1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtC2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtC3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtC4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtC5, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtC6, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(txtC7, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED, 46, Short.MAX_VALUE)
                        .addComponent(txtC8, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 62, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)))
                .addContainerGap())
        );
        jPanel1Layout.setVerticalGroup(
            jPanel1Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
            .addGroup(jPanel1Layout.createSequentialGroup()
                .addContainerGap()
                .addGroup(jPanel1Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
                    .addComponent(txtY1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(lblYou)
                    .addComponent(txtY2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtY3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtY4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtY5, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtY6, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtY7, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtY8, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
                .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.UNRELATED)
                .addGroup(jPanel1Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
                    .addComponent(lblCpu)
                    .addComponent(txtC1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC2, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC4, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC5, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC6, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC7, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                    .addComponent(txtC8, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, 45, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
                .addContainerGap(13, Short.MAX_VALUE))
        );

        b1.setIcon(new javax.swing.ImageIcon(getClass().getResource("/resource/b2.png"))); // NOI18N
        b1.addMouseListener(new java.awt.event.MouseAdapter() {
            public void mouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {
                b1MouseClicked(evt);
            }
        });

        g1.setIcon(new javax.swing.ImageIcon(getClass().getResource("/resource/g2.png"))); // NOI18N
        g1.addMouseListener(new java.awt.event.MouseAdapter() {
            public void mouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {
                g1MouseClicked(evt);
            }
        });

        k1.setIcon(new javax.swing.ImageIcon(getClass().getResource("/resource/k2.png"))); // NOI18N
        k1.addMouseListener(new java.awt.event.MouseAdapter() {
            public void mouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {
                k1MouseClicked(evt);
            }
        });

        b2.setIcon(new javax.swing.ImageIcon(getClass().getResource("/resource/cb2.png"))); // NOI18N

        g2.setIcon(new javax.swing.ImageIcon(getClass().getResource("/resource/cg2.png"))); // NOI18N

        k2.setIcon(new javax.swing.ImageIcon(getClass().getResource("/resource/ck2.png"))); // NOI18N

        jLabel1.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 48)); // NOI18N
        jLabel1.setText("VS");

        javax.swing.GroupLayout jPanel3Layout = new javax.swing.GroupLayout(jPanel3);
        jPanel3.setLayout(jPanel3Layout);
        jPanel3Layout.setHorizontalGroup(
            jPanel3Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
            .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                .addContainerGap()
                .addGroup(jPanel3Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
                    .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                        .addComponent(k1)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED, 482, Short.MAX_VALUE)
                        .addComponent(k2))
                    .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                        .addGroup(jPanel3Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
                            .addComponent(b1)
                            .addComponent(g1))
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED, 222, Short.MAX_VALUE)
                        .addComponent(jLabel1)
                        .addGap(209, 209, 209)
                        .addGroup(jPanel3Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.TRAILING)
                            .addComponent(b2)
                            .addComponent(g2))))
                .addContainerGap())
        );
        jPanel3Layout.setVerticalGroup(
            jPanel3Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
            .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                .addGroup(jPanel3Layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
                    .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                        .addComponent(b1)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(g1)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.UNRELATED)
                        .addComponent(k1))
                    .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                        .addComponent(b2)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(g2)
                        .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                        .addComponent(k2))
                    .addGroup(jPanel3Layout.createSequentialGroup()
                        .addContainerGap()
                        .addComponent(jLabel1)))
                .addContainerGap(22, Short.MAX_VALUE))
        );

        btnLanjut.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 24)); // NOI18N
        btnLanjut.setText("LANJUT");
        btnLanjut.addActionListener(new java.awt.event.ActionListener() {
            public void actionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
                btnLanjutActionPerformed(evt);
            }
        });

        btnUlang.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 24)); // NOI18N
        btnUlang.setText("ULANG");
        btnUlang.addActionListener(new java.awt.event.ActionListener() {
            public void actionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
                btnUlangActionPerformed(evt);
            }
        });

        jLabel2.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 24)); // NOI18N
        jLabel2.setText("YOU");

        jLabel3.setFont(new java.awt.Font("Calibri", 1, 24)); // NOI18N
        jLabel3.setText("CPU");

        javax.swing.GroupLayout layout = new javax.swing.GroupLayout(getContentPane());
        getContentPane().setLayout(layout);
        layout.setHorizontalGroup(
            layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
            .addGroup(layout.createSequentialGroup()
                .addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
                    .addGroup(layout.createSequentialGroup()
                        .addGap(21, 21, 21)
                        .addComponent(jPanel1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE))
                    .addGroup(layout.createSequentialGroup()
                        .addContainerGap()
                        .addComponent(jPanel3, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, Short.MAX_VALUE)))
                .addContainerGap())
            .addGroup(layout.createSequentialGroup()
                .addGap(32, 32, 32)
                .addComponent(jLabel2)
                .addGap(184, 184, 184)
                .addComponent(btnLanjut)
                .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                .addComponent(btnUlang)
                .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED, 170, Short.MAX_VALUE)
                .addComponent(jLabel3)
                .addGap(30, 30, 30))
        );
        layout.setVerticalGroup(
            layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
            .addGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.TRAILING, layout.createSequentialGroup()
                .addContainerGap(23, Short.MAX_VALUE)
                .addComponent(jPanel3, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                .addPreferredGap(javax.swing.LayoutStyle.ComponentPlacement.RELATED)
                .addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.LEADING)
                    .addGroup(layout.createParallelGroup(javax.swing.GroupLayout.Alignment.BASELINE)
                        .addComponent(btnLanjut)
                        .addComponent(btnUlang))
                    .addComponent(jLabel2)
                    .addComponent(jLabel3))
                .addGap(18, 18, 18)
                .addComponent(jPanel1, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE, javax.swing.GroupLayout.DEFAULT_SIZE, javax.swing.GroupLayout.PREFERRED_SIZE)
                .addContainerGap())
        );

        pack();
    }// </editor-fold>                      

    boolean status = false;

    private void formKeyPressed(java.awt.event.KeyEvent evt) {                              
    }                            


    public void Reset(String ket)
    {
        b1.setBounds(21, 12,b1.getWidth(),b1.getHeight());
        g1.setBounds(21, 118,g1.getWidth(),g1.getHeight());
        k1.setBounds(21, 224,k1.getWidth(),k1.getHeight());

        b2.setBounds(600, 12,b2.getWidth(),b2.getHeight());
        g2.setBounds(600, 118,g2.getWidth(),g2.getHeight());
        k2.setBounds(600, 224,k2.getWidth(),k2.getHeight());
        status = false;

        if (ket.equals("ALL"))
        {
            txtC1.setText("");
            txtC2.setText("");
            txtC3.setText("");
            txtC4.setText("");
            txtC5.setText("");
            txtC6.setText("");
            txtC7.setText("");
            txtC8.setText("0");

            txtY1.setText("");
            txtY2.setText("");
            txtY3.setText("");
            txtY4.setText("");
            txtY5.setText("");
            txtY6.setText("");
            txtY7.setText("");
            txtY8.setText("0");
        }
    }

    public int Acak()
    {
        int nilai = 0;
        Random acak = new Random();
        int n = 3;
        nilai = acak.nextInt(n + 1);      
        return nilai;
    }

    public void Lawan(String ket)
    {
        int nilaiAcak = 0;
        nilaiAcak = Acak();
        if (nilaiAcak == 1)
        {
            b2.setBounds(367, 118,b2.getWidth(),b2.getHeight());
            if (ket.equals("k"))
            {
                Nilai("1");
            }
            else if (ket.equals("g"))
            {
                Nilai("0");
            }
        }
        else if (nilaiAcak == 2)
        {
            g2.setBounds(367, 118,g2.getWidth(),g2.getHeight());
            if (ket.equals("b"))
            {
                Nilai("1");
            }
            else if (ket.equals("k"))
            {
                Nilai("0");
            }
        }
        else
        {
            k2.setBounds(367, 118,k2.getWidth(),k2.getHeight());
            if (ket.equals("g"))
            {
                Nilai("1");
            }
            else if (ket.equals("b"))
            {
                Nilai("0");
            }
        }
    }

    public void Nilai(String ket)
    {
        if (ket.equals("1"))
        {
            if (txtY1.getText().equals(""))
            {
                txtY1.setText("V");
                txtC1.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));
            }
            else if (txtY2.getText().equals(""))
            {
                txtY2.setText("V");
                txtC2.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));
            }
            else if (txtY3.getText().equals(""))
            {
                txtY3.setText("V");
                txtC3.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));
            }
            else if (txtY4.getText().equals(""))
            {
                txtY4.setText("V");
                txtC4.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));
            }
            else if (txtY5.getText().equals(""))
            {
                txtY5.setText("V");
                txtC5.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));
            }
            else if (txtY6.getText().equals(""))
            {
                txtY6.setText("V");
                txtC6.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));
            }
            else if (txtY7.getText().equals(""))
            {
                txtY7.setText("V");
                txtC7.setText("-");
                txtY8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtY8.getText())+5));              
                if(Integer.parseInt(txtY8.getText()) < Integer.parseInt(txtC8.getText())){
                    JOptionPane.showMessageDialog(frame, "Anda kalah");                  
                }
                else if(Integer.parseInt(txtY8.getText()) > Integer.parseInt(txtC8.getText())){
                    JOptionPane.showMessageDialog(frame, "Anda menang");
                }
                Reset("ALL");
            }
        }
        else
        {
            if (txtY1.getText().equals(""))
            {
                txtY1.setText("-");
                txtC1.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
            }
            else if (txtY2.getText().equals(""))
            {
                txtY2.setText("-");
                txtC2.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
            }
            else if (txtY3.getText().equals(""))
            {
                txtY3.setText("-");
                txtC3.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
            }
            else if (txtY4.getText().equals(""))
            {
                txtY4.setText("-");
                txtC4.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
            }
            else if (txtY5.getText().equals(""))
            {
                txtY5.setText("-");
                txtC5.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
            }
            else if (txtY6.getText().equals(""))
            {
                txtY6.setText("-");
                txtC6.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
            }
            else if (txtY7.getText().equals(""))
            {
                txtY7.setText("-");
                txtC7.setText("V");
                txtC8.setText(String.valueOf(Integer.parseInt(txtC8.getText())+5));
                if(Integer.parseInt(txtY8.getText()) < Integer.parseInt(txtC8.getText())){
                    JOptionPane.showMessageDialog(frame, "Anda kalah");                  
                }
                else if(Integer.parseInt(txtY8.getText()) > Integer.parseInt(txtC8.getText())){
                    JOptionPane.showMessageDialog(frame, "Anda menang");
                }
                Reset("ALL");
            }
        }
    }

    private void formWindowActivated(java.awt.event.WindowEvent evt) {                                  
    }                                  

    private void btnUlangActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                      
        Reset("ALL");
    }                                      

    private void btnLanjutActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                        
        Reset("");
    }                                      

    private void b1MouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                              
        if (status == false)
        {
            b1.setBounds(245, 118,b1.getWidth(),b1.getHeight());
            status = true;
            Lawan("b");
        }
    }                            

    private void g1MouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                              
        if (status == false)
        {
            g1.setBounds(245, 118,g1.getWidth(),g1.getHeight());
            status = true;
            Lawan("g");
        }
    }                            

    private void k1MouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                              
        if (status == false)
        {
            k1.setBounds(245, 118,k1.getWidth(),k1.getHeight());
            status = true;
            Lawan("k");
        }
    }                            

    private void formWindowOpened(java.awt.event.WindowEvent evt) {                                
                Reset("ALL");
    }                              

    public static void main(String args[]) {
        java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
            public void run() {
                new frmMain().setVisible(true);
            }
        });
    }

    // Variables declaration - do not modify                  
    private javax.swing.JLabel b1;
    private javax.swing.JLabel b2;
    private javax.swing.JButton btnLanjut;
    private javax.swing.JButton btnUlang;
    private javax.swing.JLabel g1;
    private javax.swing.JLabel g2;
    private javax.swing.JLabel jLabel1;
    private javax.swing.JLabel jLabel2;
    private javax.swing.JLabel jLabel3;
    private javax.swing.JPanel jPanel1;
    private javax.swing.JPanel jPanel3;
    private javax.swing.JLabel k1;
    private javax.swing.JLabel k2;
    private javax.swing.JLabel lblCpu;
    private javax.swing.JLabel lblYou;
    private javax.swing.JTextField txtC1;
    private javax.swing.JTextField txtC2;
    private javax.swing.JTextField txtC3;
    private javax.swing.JTextField txtC4;
    private javax.swing.JTextField txtC5;
    private javax.swing.JTextField txtC6;
    private javax.swing.JTextField txtC7;
    private javax.swing.JTextField txtC8;
    private javax.swing.JTextField txtY1;
    private javax.swing.JTextField txtY2;
    private javax.swing.JTextField txtY3;
    private javax.swing.JTextField txtY4;
    private javax.swing.JTextField txtY5;
    private javax.swing.JTextField txtY6;
    private javax.swing.JTextField txtY7;
    private javax.swing.JTextField txtY8;
    // End of variables declaration                

}

GAMBAR GAME SUIT



SUMBER = https://ahmedhambal.wordpress.com/2012/02/23/game-suit-dengan-java-netbeans/

MATKUL = PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS

Selasa, 03 Januari 2017

Analisa Game Mario Bros



Siapa yang tidak kenal dengan tukang ledeng berkumis tebal berbaju merah lengkap dengan topi berhuruf ‘M’ di kepalanya. Ya, semua orang pasti mengenal sosok Mario. Super Mario Bros adalah sebuah game yang dikenal oleh semua orang. Sejak kehadiran Nintendo 64 dan Super Mario 64, Mario hijrah ke dunia 3D dan tidak pernah kembali ke 2D Platform lagi. Super Mario Bros, game konsol NES (Nintendo Entertaintment System).
Super mario bros merupakan game bertipe platformer. pemain akan mendapati dirinya sebagai mario atau saudaranya (yang hanya sekedar mario dengan warna berbeda) luigi, Dalam petualangan menyelamatkan putri dari kura-kura raksasa bernama Bowser. Meski menyelamatkan putri terdengan cukup klise dan tidak original, untuk game semacam ini cerita tidaklah terlalu penting. Dengan setting di mushrom kingdom, super mario bros memiliki banyak musuh yang inovatif dan menantang. mulai dari goomba hingga koopa, semua musuh memiliki satu persamaan dasar, loncat dan injak kepala mereka untuk membunuhnya.
Game ini memiliki fitur power-up dalam bentuk jamur dan bunga. pemain mulai dengan mario kecil, ambil jamur untuk power-up menjadi mario yang lebih besar yang akan memiliki kemampuan untuk menghancurkan blok, setelah itu power-up bunga akan mengubah pemain menjadi super mario yang memiliki kemampuan menembakkan bola api.
Ada beberapa hal mengenai game super Mario bros yaitu
•Asal mula Mario
Mario pertama kali muncul dalam game Donkey Kong. Pertama kali kemunculannya Mario belum memiliki nama panggilan, Mario hanya dipanggil dengan nama “Jumpman”. Tadinya Mario dipanggil dengan nama Mr. Video Game di Jepang. Nama Mario diberikan karena karakter Mario sangat mirip dengan pimpinan Nintendo Amerika yang berkebangsaan Italia bernama Mario Seagle. Shigeru Miyamoto sadar betul kalau nama-nama Jepang akan sulit diterima masyarakat umum dan akan mengurangi kepopuleran karakter buatannya di luar Jepang.
•Pengisi Suara
Mario pernah diisikan suaranya oleh banyak aktor terkenal seperti, Charles Martinet, Mark Graue, Ronald B. Ruben termasuk Peter Cullen sang pengisi suara Optimus Prime di Transformers. Suara Mario yang tinggi dimaksudkan untuk memberikan kesan ceria pada karakter Mario, aksen Itali ditambahkan karena Mario sangat menyukai pasta dan pizza.
•Musik Dalam Mario
Musik di super mario bros bener-bener sempurna. Catchy tune yang mudah diingat dan benar-benar menyatu dengan gameplay. Mungkin suara yang dihasilkan chip 8 bit tua tidak akan terdengar semeriah game-game baru yang make dolby atau 5.1 audio, nintendo terbukti mampu menciptakan suara yang bisa dikenang hingga sekarang.
Selain itu, sudah tidak terhitung berapa kali lagu tersebut dimainkan oleh penggemarnya dengan beragam versi dan variasi. Ada yang diaransemen ulang, ada yang dimainkan dengan dua gitar sekaligus bahkan ada yang acapela. Banyak orang yang mendapatkan popularitas karena memainkan lagu Super Mario Bros Theme, seperti Zack Kim yang memainkan lagu tersebut memakai dua gitar sekaligus di YouTube, Jean Baudin yang memakai bass dengan 11 senar, Greg Patillo memakai flute untuk memainkan lagu tersebut.
spesifikasi yang di butuhkan untuk dapat memainkan game ini adalah ;
The minimum requirements are:
* Processor: Pentium MMX or comparable AMD
* Ram: 64MB
* Video: Direct3D 9.0 compatible graphic card.
* OS: Windows 98/Me/2000/XP
* Software Installed: DirectX 9.0c or superior.

Sumber:
https://id.pinterest.com/argeliamelissa/mario-bros/